Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan. Show all posts

Sunday, August 28, 2011

.::: Pasal Undang-undang(UU) Yang Mengatur Ganti Rugi Delay Pesawat dan Bagasi Hilang :::.

Article Act (Act) of Torts Governing Aircraft Delay and Lost Baggage
Maskapai wajib memberi ganti rugi Rp 300 ribu/penumpang bila pesawat delay lebih 4 jam. Bagasi hilang juga wajib diganti maksimal Rp 4 juta.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 77 Tahun 2011 yang diteken pada 8 Agustus dan diperkirakan berlaku November 2011. Peraturan tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara ini mengatur mengenai asuransi delay pesawat, bagasi hilang dan kecelakaan. Berikut bunyi pasal-pasal inti dari 10 Bab dan 29 Pasal yang ada:

BAB II
Jenis Tanggung Jawab Pengangkut dan Besaran Kerugian

Pasal 2

Pengangkut yang mengoperasikan pesawat udara wajib bertanggung jawab atas kerugian terhadap:

a. penumpang yang meninggal dunia, cacat tetap atau luka-luka;
b. hilang atau rusaknya bagasi kabin;
c. hilang, musnah, atau rusaknya bagasi tercatat;
d. hilang, musnah atau rusaknya kargo;
e. keterlambatan angkutan udara; dan
f. kerugian yang diderita oleh pihak ketiga.

Pasal 3

Jumlah ganti kerugian terhadap penumpang yang meninggal dunia, cacat tetap atau luka-luka sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a ditetapkan sebagai berikut:

a. penumpang yang meninggal dunia di dalam pesawat udara karena akibat kecelakaan pesawat udara atau kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara diberikan ganti kerugian sebesar Rp 1.250.000.000,00 (satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) per penumpang.

b. penumpang yang meninggal dunia akibat suatu kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara pada saat proses meninggalkan ruang tunggu bandar udara menuju pesawat udara atau atau pada saat proses turun dari pesawat udara menuju ruang kedatangan di bandar udara tujuan dan/atau bandar udara persinggahan (transit) diberikan ganti kerugian sebesar Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) per penumpang.

c. penumpang yang mengalami cacat tetap, meliputi:
1. penumpang yang dinyatakan cacat tetap total oleh dokter dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari kerja sejak terjadinya kecelakaan diberikan ganti kerugian sebesar Rp 1.250.000.000,00 (satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) per penumpang; dan
2. penumpang yang dinyatakan cacat tetap sebagian oleh dokter dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari kerja sejak terjadinya kecelakaan diberikan ganti kerugian sebagaimana termuat dalam lampiran yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

d. Cacat Tetap Total sebagaimana dimaksud pada huruf c angka 1 yaitu kehilangan penglihatan total dari 2 (dua) mata yang tidak dapat disembuhkan, atau terputusnya 2 (dua) tangan atau 2 (dua) kaki atau satu tangan dan satu kaki pada atau di atas pergelangan tangan atau kaki, atau kehilangan penglihatan total dari 1 (satu) mata yang tidak dapat disembuhkan dan terputusnya 1 (satu) tangan atau kaki pada atau di atas pergelangan tangan atau kaki.

e. penumpang yang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit, klinik atau balai pengobatan sebagai pasien rawat inap dan/atau rawat jalan, akan diberikan ganti kerugian sebesar biaya perawatan yang nyata paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) per penumpang.

Pasal 5

(1) Jumlah ganti kerugian terhadap penumpang yang mengalami kehilangan, musnah atau rusaknya bagasi tercatat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf c ditetapkan sebagai berikut:

a. kehilangan bagasi tercatat atau isi bagasi tercatat atau bagasi tercatat musnah diberikan ganti kerugian sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per kg dan paling banyak Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah) per penumpang; dan

b. kerusakan bagasi tercatat, diberikan ganti kerugian sesuai jenisnya bentuk, ukuran dan merk bagasi tercatat.

(2) Bagasi tercatat dianggap hilang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), apabila tidak diketemukan dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender sejak tanggal dan jam kedatangan penumpang di bandar udara tujuan.

(3) Pengangkut wajib memberikan uang tunggu kepada penumpang atas bagasi tercatat yang belum ditemukan dan belum dapat dinyatakan hilang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per hari paling lama untuk 3 (tiga) hari kalender.

Pasal 7

(1) Jumlah ganti kerugian terhadap kargo yang dikirim hilang, musnah atau rusak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf d ditetapkan sebagai berikut:

a. terhadap hilang atau musnah, pengangkut wajib memberikan ganti kerugian kepada pengirim sebesar Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah) per kg.
b. terhadap rusak sebagian atau seluruh sisi kargo atau kargo, pengangkut wajib memberikan ganti kerugian kepada pengirim sebesar Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) per kg.
c. apabila pada saat menyerahkan kepada pengangkut, pengirim menyatakan nilai kargo dalam surat muatan udara (airway bill), ganti kerugian yang wajib dibayarkan oleh pengangkut kepada pengirim sebesar nilai kargo yang dinyatakan dalam surat muatan udara.

(2) Kargo dianggap hilang setelah 14 (empat belas) hari kalender terhitung sejak seharusnya tiba di tempat tujuan.

Pasal 9

Keterlambatan angkutan udara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf e terdiri dari:
a. keterlambatan penerbangan (flight delayed);
b. tidak terangkutnya penumpang dengan alasan kapasitas pesawat udara (denied boarding passenger); dan
c. pembatalan penerbangan (cancelation of flight)

Pasal 10

Jumlah ganti kerugian untuk penumpang atas keterlambatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf a ditetapkan sebagai berikut:

a. keterlambatan lebih dari 4 (empat) jam diberikan ganti rugi sebesar Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) per penumpang;

b. diberikan ganti kerugian sebesar 50% (lima puluh persen) dari ketentuan huruf a apabila pengangkut menawarkan tempat tujuan lain yang terdekat dengan tujuan penerbangan akhir penumpang (re-routing), dan pengangkut wajib menyediakan tiket penerbangan lanjutan atau menyediakan transportasi lain sampai ke tempat tujuan apabila tidak ada moda transportasi selain angkutan udara;

c. dalam hal dialihkan kepada penerbangan berikutnya atau penerbangan milik Badan Usaha Niaga Berjadwal lain, penumpang dibebaskan dari biaya tambahan, termasuk peningkatan kelas pelayanan (up grading class) atau apabila terjadi penurunan kelas atau sub kelas pelayanan, maka terhadap penumpang wajib diberikan sisa uang kelebihan dari tiket yang dibeli.


Lampiran

Besaran Ganti Kerugian Cacat Tetap Sebagian

Cacat Tetap Sebagian     Besaran Ganti Kerugian
 a. Satu Mata      Rp 150.000.000,00
 b. Kehilangan pendengaran      Rp 150.000.000,00
 c. Ibu jari tangan kanan

-tiap satu ruas 

    Rp 125.000.000,00

Rp 62.500.000,00

 d. Jari telunjuk kanan 

-tiap satu ruas

    Rp 100.000.000,00

Rp 50.000.000,00

 e. Jari telunjuk kiri 

-tiap satu ruas 

    Rp 125.000.000,00

Rp 25.000.000,00

 f. Jari kelingking kanan

-tiap satu ruas

     Rp 62.500.000,00

Rp 20.000.000,00

 g. Jari kelingking kiri

-tiap satu ruas 

    Rp 35.000.000,00

Rp 11.500.000,00

 h. Jari tengah atau jari manis

-tiap satu ruas 

    Rp 50.000.000,00

Rp 16.500.000,00

 i. Jari tengah/jari manis kiri

-tiap satu ruas 

     Rp 40.000.000,00

Rp 13.000.000,00

Penjelasan:
Bagi mereka yang kidal, perkataan kanan dibaca kiri, demikian sebaliknya. 


Thursday, August 25, 2011

.::: How To Install And Uninstall Oracle 10, 11 On Unix Solaris Platform ( Step By Step Install And Uninstall Oracle, Database, Listener) :::.

Oracle adalah product database yang terkenal didunia, mempunyai banyak customer, dan memiliki feature lengkap sebagai sebuah database. Sedangkan Solaris 10 adalah sebuah Sistem operasi yang juga terkenal handal, stabil, dan mempunyai basis user yang besar. Gabungan keduanya akan menghasilkan sebuah server yang handal, dengan performance yang tinggi.

Artikel ini akan membahas instalasi Oracle 10g pada Solaris 10 x86(bisa digunakan untuk pada solaris sparc).

Oracle 10 memerlukan :

- RAM 1GB (terutama berpengaruh pada saat database configuration)
- CPU 3 GHz
- space: 20GB (tidak perlu sebanyak ini)
- minimal space untuk /tmp: 512MB (oracle akan memeriksa parameter ini)

Tahap-tahap Instalasi:

=============
Oracle is a popular database product in the world, has many customers, and have  complete feature as a database. While Solaris 10 is an operating system that also  famous for reliable, stable, and has a large user base. Combined they will produce a reliable server, with high performance.

This article will discuss the installation of Oracle 10g on Solaris 10 x86 (can use in solaris sparc)

Oracle 10 requires:
- 1GB of RAM (especially influential at the time of the database configuration)
- CPU 3 GHz
- Space: 20GB (not necessarily this much)
- A minimum of space for / tmp: 512 (oracle will check this parameter)

Stages of Installation:
========= 

1. Download Oracle dari www.oracle.com.
Download oracle 10g for Solaris x86. Setelah selesai, extract Oracle installer ke harddisk, check type x86 or sparc
Download Oracle 10g for Solaris x86. Once completed, extract the Oracle installer to the hard drive  , check type x86 or sparc

root@solaris-teguh # uname -a
SunOS 5620sam-application02 5.10 Generic_139556-08 i86pc i386 i86pc

root@solaris-teguh # showrev
Hostname: root@solaris-teguh
Hostid: 22bbcc6655
Release: 5.10
Kernel architecture: i86pc
Application architecture: i386
Hardware provider:
Domain:
Kernel version: SunOS 5.10 Generic_139556-08
root@solaris-teguh #

root@solaris-teguh #unzip 10202_database_solx86.zip
root@solaris-teguh # gunzip < ora10_sol10.tar.gz | tar -xvf -

ORACLE_BASE=/export/home/oracle;
ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/10.2.0/db_1
ORACLE_SID=TGH;

2. Check Solaris packages and install
Oracle memerlukan beberapa paket untuk instalasinya. Paket2 ini dapat anda temukan pada DVD
instalasi Solaris. Masuk ke dalam directory tempat package Solaris dan jalankan command dari sana.
Ketik command berikut untuk mengecek paket yang diperlukan:
===============
Oracle requires some packages for installation. Paket2 this can be found on DVD, Solaris installation. Go to the directory where the Solaris package and run the command from there.
Type the following command to check the package required:

==================
 
# pkginfo -i SUNWlibms SUNWtoo SUNWi1cs SUNWi15cs SUNWxwfnt SUNWxwplt
SUNWmfrun SUNWxwplr SUNWxwdv SUNWgcc SUNWbtool SUNWi1of SUNWhea SUNWlibm
SUNWsprot SUNWuiu8
Untuk menginstall paket:
# pkgadd -d . SUNWlibms SUNWtoo SUNWi1cs SUNWi15cs SUNWxwfnt SUNWxwplt
SUNWmfrun SUNWxwplr SUNWxwdv SUNWgcc SUNWbtool SUNWi1of SUNWhea SUNWlibm
SUNWsprot SUNWuiu8

example result
root@solaris-teguh #pkginfo SUNWlibms SUNWtoo SUNWi1cs SUNWi15cs SUNWxwfnt SUNWxwplt SUNWmfrun SUNWxwplr SUNWxwdv SUNWgcc SUNWbtool SUNWi1of SUNWhea SUNWlibm SUNWsprot SUNWuiu8
system      SUNWbtool CCS tools bundled with SunOS
system      SUNWgcc   gcc - The GNU C compiler
system      SUNWhea   SunOS Header Files
system      SUNWi15cs X11 ISO8859-15 Codeset Support
system      SUNWi1cs  X11 ISO8859-1 Codeset Support
system      SUNWi1of  ISO-8859-1 (Latin-1) Optional Fonts
system      SUNWlibm  Math & Microtasking Library Headers & Lint Files (Usr)
system      SUNWlibms Math & Microtasking Libraries (Usr)
system      SUNWmfrun Motif RunTime Kit
system      SUNWsprot Solaris Bundled tools
system      SUNWtoo   Programming Tools
system      SUNWuiu8  Iconv modules for UTF-8 Locale
system      SUNWxwdv  X Windows System Window Drivers
system      SUNWxwfnt X Window System platform required fonts
system      SUNWxwplr X Window System platform software configuration
system      SUNWxwplt X Window System platform software
root@solaris-teguh #

3. Persiapkan Group, User, serta permission untuk instalasi (Prepare Group, User, and permissions for installation)

Create Group
Buat group untuk instalasi: / Create a group for installation:


root@solaris-teguh #cd /export/
root@solaris-teguh #ls

root@solaris-teguh #mkdir home
root@solaris-teguh #cd home/
root@solaris-teguh #mkdir oracle
root@solaris-teguh #cd ..
root@solaris-teguh #pwd
/export
root@solaris-teguh #ls
home
root@solaris-teguh #

root@solaris-teguh #cd /export/home/oracle/
root@solaris-teguh #pwd
/export/home/oracle
root@solaris-teguh #

root@solaris-teguh #groupadd oinstall
root@solaris-teguh #groupadd dba
root@solaris-teguh #

Create user
useradd -d /export/home/oracle -g dba -G oinstall -m -s /usr/bin/bash oracle
or
useradd -g oinstall -G dba -d /export/home/oracle oracle

example result
root@solaris-teguh #useradd -g oinstall -G dba -d /export/home/oracle oracle
root@solaris-teguh #

Setting owner & permission dari home directory user oracle

root@solaris-teguh #chown -R oracle:dba /export/home/oracle
root@solaris-teguh #cd /export/home/
root@solaris-teguh #ls -l
total 2
drwxr-xr-x   2 oracle   dba          512 Aug 16 11:08 oracle
================
or you can using command

root@solaris-teguh #mkdir /export/home
root@solaris-teguh #mkdir /export/home/oracle
root@solaris-teguh #cd /export/home/oracle/
root@solaris-teguh #groupadd oinstall
root@solaris-teguh #groupadd dba
root@solaris-teguh #useradd -d /export/home/oracle -g dba -G oinstall -m -s /usr/bin/bash oracle
root@solaris-teguh #chown -R oracle:dba /export/home/oracle
root@solaris-teguh #
==========================

creata password oracle

root@solaris-teguh #cd oracle/
root@solaris-teguh #ls -l
total 0
root@solaris-teguh #
root@solaris-teguh #passwd oracle
New Password:
Re-enter new Password:
passwd: password successfully changed for oracle
root@solaris-teguh #

4. Setting parameter system, dan restart agar dapat digunakan oleh system
Edit file /etc/system, dan tambahkan entries berikut:
Setting system parameters, and restart in order to be used by system
Edit the file / etc / system, and add the following entries:

example result
root@solaris-teguh #id
uid=0(root) gid=0(root)
root@solaris-teguh #vi /etc/sys
sysdef       sysevent/    syslog.conf  syslog.pid   system
root@solaris-teguh #vi /etc/system
"/etc/system" 78 lines, 1883 characters
*ident  "@(#)system     1.18    97/06/27 SMI" /* SVR4 1.5 */
*
* SYSTEM SPECIFICATION FILE
*

* moddir:
*
*       Set the search path for modules.  This has a format similar to the
*       csh path variable. If the module isn't found in the first directory
*       it tries the second and so on. The default is /kernel /usr/kernel
*
*       Example:
*               moddir: /kernel /usr/kernel /other/modules



* root device and root filesystem configuration:
*
*       The following may be used to override the defaults provided by
*       the boot program:
*
*       rootfs:         Set the filesystem type of the root.
*
*       rootdev:        Set the root device.  This should be a fully
*                       expanded physical pathname.  The default is the
*                       physical pathname of the device where the boot
*                       program resides.  The physical pathname is
*                       highly platform and configuration dependent.
*
*       Example:
*               rootfs:ufs
*               rootdev:/sbus@1,f8000000/esp@0,800000/sd@3,0:a
*
*       (Swap device configuration should be specified in /etc/vfstab.)



* exclude:
*
*       Modules appearing in the moddir path which are NOT to be loaded,
*       even if referenced. Note that `exclude' accepts either a module name,
*       or a filename which includes the directory.
*
*       Examples:
*               exclude: win
*               exclude: sys/shmsys



* forceload:
*
*       Cause these modules to be loaded at boot time, (just before mounting
*       the root filesystem) rather than at first reference. Note that
*       forceload expects a filename which includes the directory. Also
*       note that loading a module does not necessarily imply that it will
*       be installed.
*
*       Example:
*               forceload: drv/foo



* set:
*
*       Set an integer variable in the kernel or a module to a new value.
*       This facility should be used with caution.  See system(4).
*
*       Examples:
*
*       To set variables in 'unix':
*
*               set nautopush=32
*               set maxusers=40
*
*       To set a variable named 'debug' in the module named 'test_module'
*
*               set test_module:debug = 0x13
set noexec_user_stack=1
set semsys:seminfo_semmni=100
set semsys:seminfo_semmns=1024
set semsys:seminfo_semmsl=256
set semsys:seminfo_semvmx=32767
set shmsys:shminfo_shmmax=4294967295
set shmsys:shminfo_shmmin=1
set shmsys:shminfo_shmmni=100
set shmsys:shminfo_shmseg=10
"/etc/system" 86 lines, 2153 characters
root@solaris-teguh #

restart mesin

untuk restart:


root@solaris-teguh #shutdown -i6 -g0 -y

Shutdown started.    Tue Aug 16 11:28:01 WIT 2011

Changing to init state 6 - please wait
Cannot send to device dtremote because it's not a tty
Broadcast Message from root (pts/6) on solaris-teguh Tue Aug 16 11:28:02...
THE SYSTEM solaris-teguh IS BEING SHUT DOWN NOW ! ! !
Log off now or risk your files being damaged

updating /platform/i86pc/boot_archive
=============

or you can

root@solaris-teguh #init 6
updating /platform/i86pc/boot_archive
===========


5. Setting environment untuk user oracle. Gunakan user oracle untuk keperluan ini.
Ganti user:
Setting environment for oracle user. Use the oracle user for these purposes.
Replace user:


# su – oracle
Edit file /export/home/oracle.profile, and add entry:

root@solaris-teguh #pwd
/export/home/oracle
root@solaris-teguh #id
uid=0(root) gid=0(root)
root@solaris-teguh #su oracle
root@solaris-teguh #bash
root@solaris-teguh #id
uid=100(oracle) gid=101(dba)

root@solaris-teguh #vi .profile
".profile" [New file]
#Oracle Settings
TMP=/tmp; export TMP
TMPDIR=$TMP; export TMPDIR

# Select the appropriate ORACLE_BASE
#ORACLE_BASE=/export/home/oracle; export ORACLE_BASE
ORACLE_BASE=/export/home/oracle; export ORACLE_BASE
ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/10.2.0/db_1; export ORACLE_HOME
ORACLE_SID=TGH; export ORACLE_SID
PATH=$ORACLE_HOME/bin:$PATH; export PATH

~
~
~
~
".profile" [New file] 11 lines, 349 characters
root@solaris-teguh #

check profile
root@solaris-teguh #more .profile
#Oracle Settings
TMP=/tmp; export TMP
TMPDIR=$TMP; export TMPDIR

# Select the appropriate ORACLE_BASE
#ORACLE_BASE=/export/home/oracle; export ORACLE_BASE
ORACLE_BASE=/export/home/oracle; export ORACLE_BASE
ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/10.2.0/db_1; export ORACLE_HOME
ORACLE_SID=TGH; export ORACLE_SID
PATH=$ORACLE_HOME/bin:$PATH; export PATH

root@solaris-teguh #

Install Oracle and database

root@solaris-teguh #bash
root@solaris-teguh #cd /data/database/
root@solaris-teguh #id
uid=0(root) gid=0(root)
root@solaris-teguh #su oracle
root@solaris-teguh #id
uid=100(oracle) gid=100(oinstall)
root@solaris-teguh #bash
root@solaris-teguh #./runInstaller
Starting Oracle Universal Installer...

Checking installer requirements...

Checking operating system version: must be 5.10.    Actual 5.10
                                      Passed

Checking Temp space: must be greater than 250 MB.   Actual 1047 MB    Passed
Checking swap space: must be greater than 500 MB.   Actual 1609 MB    Passed
Checking monitor: must be configured to display at least 256 colors.    Actual 16777216    Passed

All installer requirements met.

Preparing to launch Oracle Universal Installer from /tmp/OraInstall2011-08-16_12-04-35PM. Please wait ...

Capture Will posting later or you can visite
http://fakta-dan-unik.blogspot.com/windows



















root@solaris-teguh #Oracle Universal Installer, Version 10.2.0.2.0 Production
Copyright (C) 1999, 2006, Oracle. All rights reserved.

root@solaris-teguh #

go to root
root@solaris-teguh #
root@solaris-teguh #/export/home/oracle/oraInventory/orainstRoot.sh
Changing permissions of /export/home/oracle/oraInventory to 770.
Changing groupname of /export/home/oracle/oraInventory to dba.
The execution of the script is complete
root@solaris-teguh #/export/home/oracle/product/10.2.0/db_1/root.sh
Running Oracle 10g root.sh script...

The following environment variables are set as:
    ORACLE_OWNER= oracle
    ORACLE_HOME=  /export/home/oracle/product/10.2.0/db_1

Enter the full pathname of the local bin directory: [/usr/local/bin]:
Creating /usr/local/bin directory...
   Copying dbhome to /usr/local/bin ...
   Copying oraenv to /usr/local/bin ...
   Copying coraenv to /usr/local/bin ...


Creating /var/opt/oracle/oratab file...
Entries will be added to the /var/opt/oracle/oratab file as needed by
Database Configuration Assistant when a database is created

Finished running generic part of root.sh script.
Now product-specific root actions will be performed.
root@solaris-teguh #
root@solaris-teguh #
8. Buat script untuk menjalankan Oracle ketika booting
Buat file /etc/init.d/oracle, dan tambahkan entry berikut:

root@solaris-teguh #cd /etc/init.d/
root@solaris-teguh #vi oracle
"oracle" [New file]
#!/bin/sh
ORACLE_HOME=/export/home/oracle/product/10.2.0/db_1
ORACLE_OWNER=oracle
if [ ! -f $ORACLE_HOME/bin/dbstart ]
then
echo "Oracle startup: cannot start"
exit
fi
case "$1" in
'start')
su - $ORACLE_OWNER -c "$ORACLE_HOME/bin/dbstart $ORACLE_HOME"
su - $ORACLE_OWNER -c "$ORACLE_HOME/bin/lsnrctl start"
;;
'stop')
su - $ORACLE_OWNER -c "$ORACLE_HOME/bin/lsnrctl stop"
su - $ORACLE_OWNER -c "$ORACLE_HOME/bin/dbshut $ORACLE_HOME"
;;
esac
~
~
~
~
~
"oracle" [New file] 18 lines, 441 characters
root@solaris-teguh #

root@solaris-teguh #ls -l oracle
-rw-r--r--   1 root     root         441 Aug 16 12:41 oracle
root@solaris-teguh #chmod 775 oracle
root@solaris-teguh #ls -l oracle
-rwxrwxr-x   1 root     root         441 Aug 16 12:41 oracle
root@solaris-teguh #
root@solaris-teguh #
root@solaris-teguh #ln -s /etc/init.d/oracle /etc/rc3.d/S99oracle
root@solaris-teguh #

root@solaris-teguh #su - oracle
Oracle Corporation      SunOS 5.10      Generic Patch   January 2005
You have new mail.
$ bash
bash-3.00$ sqlplus

SQL*Plus: Release 10.2.0.2.0 - Production on Tue Aug 16 12:51:02 2011

Copyright (c) 1982, 2005, Oracle.  All Rights Reserved.

Enter user-name: sys as sysdba
Enter password:
Connected to an idle instance.

SQL>

6.1 Masukan parameter untuk instalasi (lokasi software, user, dll) informasi ini diambil dari
environment sebenernya. Itulah kenapa dibuat file /export/home/oracle/.profile
6.2 Tentukan folder tempat oracle inventory
6.3 Oracle mengecek requirements system, pastikan tidak ada warning disini
6.4 Konfirmasi produk yang akan diinstall
6.5 Oracle mengextract file ke harddisk, tunggu sampai selesai
6.6 Eksekusi dua buah configuration script dibawah dengan user root.
6.7 instalasi selesai, anda dapat mengakses database via browser dengan alamat dibawah:
Sampai disini software oracle telah terinstall. Agar dapat digunakan, database dan instance harus di
konfigurasi
7. Konfigurasi oracle instance & database. lakukan ini dengan user oracle
Pindah ke user oracle:
# su – oracle
Jalankan DBCA (DataBase Configuration Assistant):
$ dbca
7.1 Pilih create database
7.2 Pilih template database
7.3 Tentukan SID. Samakan value ini dengan variable ORACLE_SID pada profile
7.4 Tentukan apakah ingin menggunakan Enterprise manager
7.5 Tentukan password
7.6 Tentukan storage sebagai tempat file database oracle
7.7 Tentukan lokasi database file
7.8 Tentukan Lokasi Flash Recovery Area
7.9 Tentukan apakah ingin menginstall sample schemas
7.10 Tentukan alokasi resources untuk oracle. Sekedar trick bagi pemilik yang RAM pas-pasan: pilih
typical, dan masukan persentasi sekecil2nya. Parameter ini dapat diganti dikemudian hari.
7.11 Tentukan variable untuk database instance
7.12 Tentukan options ketika membuat database
7.13 Konfirmasi options yang telah di pilih
7.14 Proses membuat database file & instance. Pada tahap ini sering terjadi error jika spec
hardware kurang memenuhi. Contoh: pesan “out of memory”, terjadi jika RAM-nya kurang.
7.15 Tampilan pemberitahuan jika database & instance telah sukses



bash-3.00$ sqlplus

SQL*Plus: Release 10.2.0.2.0 - Production on Wed Aug 17 13:50:07 2011

Copyright (c) 1982, 2005, Oracle.  All Rights Reserved.

Enter user-name: sys as sysdba
Enter password:
Connected to an idle instance.


SQL>











Monday, August 8, 2011

.::: Alat-alat Kontrasepsi dan Cara Pakai Beserta Keuntungan Dan Kelemahannya :::.

Tools and How to Use Contraception and Its Advantages and disadvantage
Alat kontrasepsi sangat beragam. Untuk menentukan alat kontrasepsi apa yang akan digunakan sebaiknya dibicarakan dengan pasangan dan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Hal ini perlu untuk mengurangi ketidaknyamanan dalam melakukan hubungan seksual satu sama lain.

Ada berbagai macam alat kontrasepsi seperti kondom, pil, suntik hormon, spiral dan lainnya. Kadang orang bingung memilih alat kontrasepsi mana yang akan dipakai.

Metode kontrasepsi yang berbeda akan memberikan keuntungan yang berbeda dan juga kerugian dalam arti perasaan tidak nyaman dan risiko kesehatan lain yang juga berbeda.

Alat-alat kontrasepsi termasuk keuntungan dan kerugiannya seperti dilansir http://fakta-dan-unik.blogspot.com,

1. Pil kontrasepsi

Pil ini mengandung hormon yang bisa mencegah ovarium perempuan mengeluarkan sel telur sehingga mencegah kehamilan. Perempuan yang menggunakan kontrasepsi ini harus mengkonsumsi pil tersebut setiap hari, bahkan pada waktu yang sama setiap harinya.

Keuntungan:
Pil kontrasepsi merupakan alat kontrol kelahiran yang paling dapat dipercaya dan tetap tidak mengurangi sensasi terhadap pasangan.

Perempuan bisa tetap mendapatkan siklus menstruasi yang teratur dan bisa diprediksi, meskipun ada juga yang tidak mendapatkan siklus teratur.

Kelemahan:
Hormon yang terkandung dalam pil tersebut seperti estrogen dan progestin dapat menimbulkan efek samping, seperti keinginan seksual yang berubah, mual dan muntah.

Perempuan yang merokok sebaiknya tidak mengkonsumsi pil ini karena bisa meningkatkan peluang pengembangan kanker tertentu.

2. Spiral atau intrauterine device (IUD)

Pemakaiannya dengan memasukkan alat berbentuk T ini ke dalam rahim yang dilakukan oleh ginekolog, kontrasepsi ini hanya sekali pemasangannya.

Keuntungan:

IUD paling efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan untuk jangka waktu 5-10 tahun.
Selain paling efektif, metode ini sifatnya tidak permanen sehingga bisa dilepas jika ingin punya anak lagi.

Kelemahan:

Memiliki risiko infeksi jika terjadi kesalahan dalam pemasangan. Beberapa pengguna IUD juga mengalami perdarahan dan keram dalam beberapa bulan pertamanya.

3. Suntik Hormon

Suntik hormon dilakukan dengan cara melepaskan hormon ke dalam darah untuk mencegah ovulasi yang bisa mengakibatkan kehamilan. Kekurangan dari kontrasepsi ini adalah bisa menyebabkan iritasi ruam kulit, rasa tidak nyaman dan biasanya menyebabkan kenaikan berat badan.

4. Diafragma

Terbuat dari bahan karet yang fleksibel seperti mangkuk yang dipasang di atas leher rahim. Diafragma membuat sperma yang akan masuk ke rahim terhalang di leher rahim. Diafragma dipakai 6 jam sebelum berhubungan seks. Diafragma lebih efektif jika dipakai dengan gel spermisida (penonaktif sperma).

Setelah berhubungan seks diafragma setidaknya dibiarkan dalam vagina selama 6 jam tapi tidak boleh lebih dari 24 jam. Penggunaan diafragma terbilang repot. Perempuan yang ingin menggunakan diafragma harus dicocokkan dulu ukurannya oleh dokter kandungan. 

5. Kondom

Kondom merupakan alat kontrasepsi yang paling murah, mudah didapat, bisa digunakan kapan saja dan mudah untuk digunakan. Namun, kondom mengurangi kenyamanan laki-laki.

6. Vasektomi

Vasektomi adalah kontrasepsi bedah untuk pria dengan cara memutus saluran spermanya. Operasi vasektomi menghambat saluran spermatozoa (vas deferens) yang membawa sperma keluar.

Operasi ini biasanya dilakukan di klinik atau rumah sakit dengan melibatkan pemotongan dan mengikat mati (cauterizing) saluran sperma, sehingga saat ejakulasi yang keluar hanya air mani (semen) tanpa kandungan sperma.


7. Tubektomi

Tubektomi adalah kontrasepsi bedah untuk perempuan yang mana saluran tubanya diblokir atau dihambat sehingga sel telur yang dikeluarkan tidak bisa masuk ke dalam rahim.


Untuk menghambatnya bisa dengan implan, klip atau cincin dengan cara memotong atau mengikat. Namun metode yang saat ini banyak dipakai adalah dengan menjepit kedua saluran tuba menggunakan klip atau cincin.


Friday, August 5, 2011

.::: Daftar Negara Dengan Utang Luar Negeri Or List Of Countries By External Debt :::.

This is a list of countries by external debt, the total public and private debt owed to, or invested by, nonresidents repayable in foreign currency, goods, or services, where the public debt is the money or credit owed by any level of government, from central to local, and the private debt the money or credit owed by private households or private corporations based in the country under consideration.

The total United States public debt is numerically very similar to United States external debt, but only about a third of United States public debt is external.  For discussions of debt ceilings and government defaults in the US and Europe, public debt figures need to be considered.

For informational purposes several non-sovereign entities are also included in this list. Note that this list is gross debt, not net debt. For net debt, see Net international investment position.

Rank  Country External Debt ($ USD) Date Per capita ($ USD) % of GDP Remaks
1  United States  14,300,000,000,000 30-Jun-10 45,097 95 -
 European Union  13,720,000,000,000 30-Jun-10 27,864 85 -
2  United Kingdom  8,981,000,000,000 30-Jun-10 144,338 400 -
3  Germany  4,713,000,000,000 30-Jun-10 57,755 142 -
4  France  4,698,000,000,000 30-Jun-10 74,619 182 -
5  Netherlands  3,733,000,000,000 31-Dec-09 225,814 471 -
6  Japan  2,441,000,000,000 30-Sep-10 19,148 45 -
7  Ireland  2,253,000,000,000 30-Sep-10 503,914 1,103 -
8  Norway  2,232,000,000,000 30-Jun-10 454,768 538 -
9  Italy  2,223,000,000,000 30-Jun-10 36,841 108 -
10  Spain  2,166,000,000,000 30-Jun-10 47,069 154 -
11  Luxembourg  1,892,000,000,000 30-Jun-10 3,759,174 16 -
12  Belgium  1,241,000,000,000 30-Jun-10 113,603 266 -
13  Switzerland  1,200,000,000,000 30-Sep-10 154,063 229 -
14  Australia  1,169,000,000,000 31-Dec-10 52,596 95 -
15  Canada  1,009,000,000,000 30-Jun-10 29,625 64 -
16  Sweden  853,300,000,000 30-Jun-10 91,487 187 -
17  Austria  755,000,000,000 30-Jun-10 90,128 200 -
 Hong Kong  750,800,000,000 31-Dec-10 105,420 334 -
18  Denmark  559,500,000,000 30-Jun-10 101,084 180 -
19  Greece  532,900,000,000 30-Jun-10 47,636 174 -
20  Portugal  497,800,000,000 30-Jun-10 46,795 217 -
21  Russia  480,200,000,000 30-Nov-10 3,421 33 -
22  China  406,600,000,000 31-Dec-10 303 7 -
23  Finland  370,800,000,000 30-Jun-10 68,960 155 -
24  Korea, South  370,100,000,000 31-Dec-10 7,567 37 -
25  Brazil  310,800,000,000 31-Dec-10 1,608 15 -
26  Turkey  270,700,000,000 31-Dec-10 3,794 36 -
27  Poland  252,900,000,000 31-Dec-10 6,639 54 -
28  India  237,100,000,000 31-Dec-10 195 15 -
29  Mexico  212,500,000,000 31-Dec-10 1,956 20 -
30  Indonesia  196,100,000,000 31-Dec-10 837 28 -
31  Argentina  160,900,000,000 30-Sep-10 3,971 43 -
32  Hungary  148,400,000,000 31-Dec-10 14,821 115 -
33  United Arab Emirates  122,700,000,000 31-Dec-10 24,273 41 -
34  Romania  108,900,000,000 31-Dec-10 5,082 67 -
35  Ukraine  97,500,000,000 31-Dec-10 2,144 71 -
36  Kazakhstan  94,440,000,000 31-Dec-10 6,060 68 -
37  Republic of China  91,410,000,000 31-Dec-10 3,918 21 -
38  Israel  89,680,000,000 31-Dec-10 12,070 42 -
39  Czech Republic  86,790,000,000 31-Dec-10 8,260 45 -
40  Chile  84,510,000,000 31-Dec-10 4,916 42 -
41  Saudi Arabia  82,920,000,000 31-Dec-10 3,176 19 -
42  Thailand  82,500,000,000 31-Dec-10 1,292 26 -
43  South Africa  80,520,000,000 30-Jun-10 1,613 23 -
44  Malaysia  72,600,000,000 31-Dec-10 2,570 31 -
45  Qatar  71,380,000,000 31-Dec-10 41,988 55 -
46  New Zealand  219,589,000,000 Mar-11 50,260 127 -
47  Philippines  59,770,000,000 30-Sep-10 636 32 -
48  Croatia  59,700,000,000 31-Dec-10 13,519 99 -
49  Slovakia  59,330,000,000 30-Jun-10 10,926 68 -
50  Colombia  57,740,000,000 31-Dec-10 1,269 20 -
51  Pakistan  57,210,000,000 31-Dec-10 343 33 -
52  Kuwait  56,810,000,000 31-Dec-10 15,754 43 -
53  Venezuela  55,610,000,000 31-Dec-10 1,906 19 -
54  Iraq  52,580,000,000 31-Dec-10 1,641 64 -
55  Slovenia  51,570,000,000 30-Jun-10 25,555 108 -
56  Bulgaria  47,150,000,000 30-Nov-10 6,261 99 -
57  Sudan  37,980,000,000 31-Dec-10 946 55 -
58  Latvia  37,280,000,000 31-Dec-10 16,584 155 -
59  Lebanon  34,450,000,000 31-Dec-10 8,815 88 -
60  Vietnam  33,450,000,000 31-Dec-10 379 32 -
61  Peru  33,290,000,000 31-Dec-10 1,126 22 -
62  Cyprus  32,610,000,000 31-Dec-08 37,812 129 -
63  Serbia  30,900,000,000 30-Nov-10 4,178 80 -
64  Egypt  30,610,000,000 31-Dec-10 391 14 -
65  Lithuania  27,600,000,000 31-Dec-10 8,381 76 -
66  onia  25,130,000,000 31-Dec-10 18,852 127 -
67  Belarus  24,800,000,000 31-Dec-10 2,629 45 -
68  Bangladesh  24,460,000,000 31-Dec-10 149 23 -
69  Morocco  22,690,000,000 31-Dec-10 712 22 -
70  Singapore  21,660,000,000 31-Dec-10 4,194 10 -
71  Cuba  19,750,000,000 31-Dec-10 1,780 34 -
72  Tunisia  18,760,000,000 31-Dec-10 1,779 42 -
73  Monaco  16,500,000,000 Jul-11 5,265 260 -
74  Angola  17,980,000,000 31-Dec-10 944 21 -
75  Sri Lanka  17,970,000,000 31-Dec-10 881 36 -
76  Guatemala  17,470,000,000 31-Dec-10 1,216 42 -
77  Ecuador  14,710,000,000 31-Dec-10 995 25 -
78  Bahrain  14,680,000,000 31-Dec-10 13,261 65 -
79  Panama  13,850,000,000 31-Dec-10 3,927 52 -
80  Congo, Democratic Republic of the  13,500,000,000 2009 197 122 -
81  Uruguay  13,390,000,000 31-Dec-10 3,989 33 -
82  Dominican Republic  13,090,000,000 31-Dec-10 1,326 25 -
83  Iran  12,840,000,000 31-Dec-10 170 4 -
84  Jamaica  12,660,000,000 31-Dec-10 4,660 92 -
85  Korea, North  12,500,000,000 2001 544 N/A -
86  Cote d'Ivoire  11,600,000,000 31-Dec-10 527 51 -
87  El Salvador  11,450,000,000 31-Dec-10 1,953 53 -
88  Nigeria  11,020,000,000 31-Dec-10 71 5 -
89  Oman  8,829,000,000 31-Dec-10 2,962 16 -
90  Costa Rica  8,550,000,000 31-Dec-10 1,874 24 -
91  Bosnia and Herzegovina  7,996,000,000 31-Dec-10 2,052 48 -
92  Kenya  7,935,000,000 31-Dec-10 200 25 -
93  Syria  7,682,000,000 31-Dec-10 373 13 -
94  Zimbabwe  7,662,000,000 31-Dec-10 609 103 -
95  Tanzania  7,576,000,000 31-Dec-10 183 33 -
96  Yemen  7,147,000,000 31-Dec-10 293 23 -
97  Burma  7,145,000,000 31-Dec-10 117 17 -
98  Ghana  6,483,000,000 31-Dec-10 274 21 -
99  Libya  6,378,000,000 31-Dec-10 972 9 -
100  Malta  5,978,000,000 31-Dec-10 14,233 72 -
101  Laos  5,797,000,000 2010 900 91 -
102  Jordan  5,522,000,000 31-Dec-10 903 20 -
103  F.Y.R.O.M.  5,485,000,000 30-Sep-10 2,668 60 -
104  Armenia  5,227,000,000 30-Jun-10 1,584 56 -
105  Mauritius  5,043,000,000 31-Dec-10 3,937 52 -
107  Turkmenistan  5,000,000,000 2009 978 25 -
106  Congo, Republic of the  5,000,000,000 2000 1,722 155 -
108  Mozambique  4,990,000,000 31-Dec-10 231 50 -
109  Moldova  4,618,000,000 30-Sep-10 1,296 79 -
110  Nepal  4,500,000,000 2009 161 35 -
111  Cambodia  4,338,000,000 31-Dec-10 304 37 -
112  Trinidad and Tobago  4,303,000,000 31-Dec-10 3,502 21 -
113  Ethiopia  4,289,000,000 31-Dec-10 51 14 -
114  Uzbekistan  4,236,000,000 31-Dec-10 150 11 -
115  Algeria  4,138,000,000 31-Dec-10 115 3 -
116  Nicaragua  4,030,000,000 31-Dec-10 693 62 -
117  Senegal  3,885,000,000 31-Dec-10 296 30 -
118  Kyrgyzstan  3,738,000,000 30-Jun-10 699 81 -
119  Honduras  3,540,000,000 31-Dec-10 465 23 -
120  Zambia  3,495,000,000 31-Dec-10 264 22 -
121  Georgia  3,381,000,000 31-Dec-09 771 31 -
122  Cameroon  3,344,000,000 31-Dec-10 164 15 -
123  Azerbaijan  3,221,000,000 31-Dec-10 356 6 -
124  Liberia  3,200,000,000 2005 930 590 -
125  Iceland  3,073,000,000 2002 10,670 35 -
126  Guinea  3,072,000,000 31-Dec-09 305 68 -
127  Somalia  3,000,000,000 2001 386 N/A -
128  Madagascar  2,973,000,000 31-Dec-10 140 36 -
129  Benin  2,894,000,000 31-Dec-09 308 43 -
130  Uganda  2,888,000,000 31-Dec-10 85 17 -
131  Bolivia  2,864,000,000 31-Dec-10 275 15 -
132  Albania  2,810,000,000 2009 882 23 -
133  Mali  2,800,000,000 2002 254 88 -
134  Afghanistan  2,700,000,000 2009 92 22 -
135  Paraguay  2,445,000,000 31-Dec-10 382 13 -
136  Gabon  2,374,000,000 31-Dec-10 1,587 18 -
137  Namibia  2,373,000,000 31-Dec-10 1,131 20 -
138  Botswana  2,222,000,000 31-Dec-10 1,208 16 -
139  Niger  2,100,000,000 2003 178 79 -
140  Burkina Faso  2,002,000,000 31-Dec-10 136 23 -
141  Tajikistan  1,997,000,000 31-Dec-10 262 35 -
142  Mongolia  1,860,000,000 2009 686 41 -
143  Chad  1,749,000,000 31-Dec-08 160 21 -
144  Sierra Leone  1,610,000,000 2003 340 61 -
145  Papua New Guinea  1,548,000,000 31-Dec-10 238 16 -
146  Seychelles  1,374,000,000 31-Dec-10 15,614 147 -
147  Malawi  1,213,000,000 31-Dec-10 77 24 -
148  Burundi  1,200,000,000 2003 167 202 -
149  Central African Republic  1,153,000,000 2007 270 68 -
 W Bank  1,040,000,000 2010 414 N/A -
150  Belize  1,010,000,000 2009 3,079 75 -
151  Eritrea  961,900,000 31-Dec-08 195 58 -
152  Maldives  943,000,000 2010 2,947 50 -
153  Guinea-Bissau  941,500,000 2000 722 259 -
154  Bhutan  836,000,000 2009 1,193 64 -
155  Equatorial Guinea  832,000,000 31-Dec-10 634 6 -
156  Guyana  804,300,000 30-Sep-08 1,049 42 -
157  Barbados  668,000,000 2003 2,456 22 -
158  Montenegro  650,000,000 2006 939 24 -
159  Lesotho  647,000,000 31-Dec-10 255 30 -
160  Gambia, The  530,000,000 31-Dec-10 306 50 -
161  Suriname  504,300,000 2005 1,011 28 -
162  Swaziland  497,000,000 31-Dec-10 428 14 -
163  Saint Vincent and the Grenadines  479,000,000 2010 4,477 85 -
 Aruba  478,600,000 2005 4,935 21 -
164  Djibouti  428,000,000 2006 573 56 -
165  Antigua and Barbuda  359,800,000 Jun-06 4,388 36 -
166  Haiti  350,000,000 31-Dec-10 36 5 -
167  Grenada  347,000,000 2004 3,402 74 -
168  Bahamas, The  342,600,000 2004 1,067 6 -
169  Cape Verde  325,000,000 2002 714 52 -
170  Sao Tome and Principe  318,000,000 2002 2,193 349 -
171  Saint Kitts and Nevis  314,000,000 2004 6,408 79 -
172  Saint Lucia  257,000,000 2004 1,586 32 -
173  Comoros  232,000,000 2000 430 115 -
174  Dominica  213,000,000 2004 3,000 75 -
175  Samoa  177,000,000 2004 968 47 -
176  Solomon Islands  166,000,000 2004 355 44 -
 Bermuda  160,000,000 2000 2,575 5 -
 Cook Islands  141,000,000 1996 7,756 N/A -
177  Fiji  127,000,000 2004 150 5 -
178  Marshall Islands  87,000,000 2008 1,377 54 -
179  Vanuatu  81,200,000 2004 389 22 -
180  Tonga  80,700,000 2004 799 33 -
 New Caledonia  79,000,000 1998 385 3 -
 Cayman Islands  70,000,000 1996 2,078 7 -
 Faroe Islands  68,100,000 2006 N/A  N/A -
181  Micronesia, Federated States of  60,800,000 2005 556 25 -
 Greenland  58,000,000 2009 1,035 5 -
 British Virgin Islands  36,100,000 1997 N/A  N/A -
182  Nauru  33,300,000 2004 N/A  N/A -
183  Kiribati  10,000,000 1999 120 14 -
 Montserrat  8,900,000 1997 N/A  N/A -
 Anguilla  8,800,000 1998 N/A  N/A -
 Wallis and Futuna  3,670,000 2004 N/A  N/A -
 Niue  418,000 2002 N/A  N/A -
 Macau  0 2010 0 0 -
184  Brunei  0 2005 0 0 -
185  Liechtenstein  0 2001 0 0 -
186  Palau  0 2000 0 0 -

Ini adalah daftar negara dengan utang eksternal, utang publik dan swasta jumlah terhutang kepada, atau diinvestasikan oleh, bukan penduduk dibayar dalam mata uang asing, barang, atau jasa, di mana utang publik adalah uang atau kredit yang terhutang oleh setiap tingkat pemerintah, dari pusat ke daerah, dan utang swasta uang atau kredit terutang oleh rumah tangga atau perusahaan swasta yang berbasis di negara di bawah pertimbangan.

Amerika Serikat Total utang publik secara numerik sangat mirip dengan utang Amerika Serikat eksternal, tetapi hanya sekitar sepertiga dari hutang publik Amerika Serikat adalah eksternal. Untuk diskusi langit-langit utang dan default pemerintah di AS dan Eropa, angka utang publik perlu dipertimbangkan.


Untuk tujuan informasi non-sovereign beberapa entitas juga termasuk dalam daftar ini. Perhatikan bahwa daftar ini adalah utang bruto, utang tidak bersih. Untuk hutang bersih, melihat posisi investasi internasional bersih.

source http://fakta-dan-unik.blogspot.com & http://teguhtriharto.blogspot.com